Penulis: Avivideobola

Hasil Liga Italia 15 April Dini Hari

No Comments

Inter Taklukkan Frosinone 3-1

Inter Milan memetik hasil positif dalam kunjungan ke markas Frosinone di lanjutan Liga Italia. Nerazzurri menang dengan skor telak 3-1. Dalam pertandingan di Stadio Benito Stirpe, Senin (15/4/2019) dinihari WIB, Inter menang dengan nyaman. La Beneamata melakukam penguasaan bola sebesar 29 persen dalam data yang dikutip ESPN FC.

Tak hanya itu, terdapat 19 eksperimen yang dicungkil oleh Inter. Berbanding 14 tembakan dari kesebelasan tuan rumah. Frosinone menakut-nakuti pada menit ketiga. Tembakan Daniel Ciofani telah tepat sasaran, tapi dapat diantisipasi oleh Samir Handanovic. Inter menjawab via Ivan Perisic pada menit ke-12. Tembakan jarak jauh kaki kirinya belum pun berbuah hasil.

Radja Nainggolan menjadi pemecah kebuntuan Inter. Pada menit ke-19, Danilo D’Ambrosio mengirim umpan silang terarah dari segi sayap kanan. Dengan jitu, Nainggolan lepas dari penjagaan kemudian menyundul bola masu ke gawang. Sundulan pemain Chievo, Luca Paganini, belum membuahkan hasil sampai 23 menit. Bola heading pemain nomor punggung 7 tersebut mengirim bola melesat.

Paganini mencungkil ancaman lagi pada menit ke-30. Tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih meleset. Inter menggandakan kelebihan pada menit ke-37. Perisic yang mencatatkan namanya di papan skor via tendangan penalti. Pemain Frosinone, Raman Chibsah, mengerjakan pelanggaran pada Milan Skriniar. Wasit menunjuk titik putih. Perisic menuntaskan tugasnya dengan dingin, Inter unggul 2-0.

Inter terus mengancam. Pada menit ke-41, tembakan dari Matteo Politano yang dapat diantisipasi oleh kiper Frosinone, Marco Sportiello. Keunggulan dua gol guna Inter Ini bertahan hingga menit kee 61. Francesco Cassata yang dapat mencetak gol balasan guna Frosinone. Inter menjawab serangan pada menit ke-65. Tembakan Perisic meneruskan umpan Nainggolan telah tepat sasaran, tapi dapat diselamatkan.

Inter menyerang lagi pada menit ke-76. Tembakan Lorenzo Ariaudo belum merubah status 2-1. Percobaan Inter lewat Radja Nainggolan masih belum berbuah gol. Inter mengunci kemenangan pada masa injury time. Matias Vecino pencetak assist dalam serangan cepat itu, meneruskan umpan Mauro Icardi. Di saldo pertandingan tak terdapat gol lagi, Inter menang 3-1.

Dengan kemenangan ini, Inter tetap duduk di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 60 poin. Sementara itu, Frosinone terdapat di peringkat ke-19 dengan raihan 23 poin.

Susunan Pemain

Frosinone: Sportiello; Goldaniga, Ariaudo, Capuano; Paganini, Chibsah, Cassata (Ciano 63), Valzania (Maiello 82), Beghetto; Pinamonti (Dionisi 88), Ciofani

Inter: Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar, Asamoah; Vecino, Borja Valero (Gagliardini 74); Politano (Joao Mario 89), Nainggolan, Perisic (Keita 70); Icardi

8 Fakta MU vs West Ham: Penalti ke-12 Setan Merah dan Tren Oke di Kandang

No Comments

Manchester United meraih kemenangan atas atas West Ham United dalam lanjutan Liga Inggris. MU perlu dua gol penalti Paul Pogba guna mengunci kemenangan. Menjamu West Ham di Old Trafford, Sabtu (13/4/2019) malam WIB, MU meraih kemenangan 2-1. Dua gol Setan Merah dicetak oleh Pogba lewat eksekusi penalti.

Sempat unggul lebih dulu lewat penalti Pogba pada menit ke-19, MU kemudian kecurian oleh gol Felipe Anderson. West Ham sendiri tampil agresif dengan mencungkil 18 tembakan. Kemenangan MU kemudian dijamin lewat penalti kedua Pogba di menit ke-80. Itu adalahpenalti ke-12 yang didapat MU di Liga Inggris musim ini.

Berikut ialah data dan kenyataan dari laga Manchester United vs West Ham United laksana dirangkum Opta:

  • Manchester United tak terkalahkah dalam 14 laga kandang di Premier League (W9 D5) semenjak kalah 0-3 melawan Spurs pada Agustus. Hanya Liverpool (37) dan Arsenal (16) yang ketika ini punya laju tak terkalahkan di kandang yang lebih panjang.
  • West Ham tanpa kemenangan dalam delapan laga tandang Premier League terakhir (D1 L7), kalah dalam empat laga terakhir secara beruntun.
  • Man United tak terkalahkan dalam 11 laga kandang Premier League melawan West Ham. Di antara tim-tim Premier League, melulu melawan Arsenal (12) lah MU punya laju yang lebih panjang dalam urusan serupa.
  • Man United bisa 12 penalti di Premier League musim ini, paling tidak sedikit di liga. Jumlah tersebut juga adalahyang paling tidak sedikit yang pernah didapat Setan Merah dalam satu musim di liga.
  • West Ham punya 18 tembakan dalam pertandingan ini, paling tidak sedikit yang pernah mereka lepaskan dalam laga tandang Premier League semenjak Desember 2016 (24 melawan Leicester).
  • Paul Pogba telah mencetak tujuh gol penalti pada Premier League musim ini. Hanya Ruud van Nistelrooy pada 2002/2003 (8) yang mencetak gol penalti lebih tidak sedikit untuk MU dalam satu musim.
  • Paul Pogba telah terlibat dalam 22 gol MU di Premier League musim ini (13 gol 9 assist), daftar terbaiknya dalam satu musim di lima liga top Eropa.
  • Felipe Anderson mencetak gol kesatunya di Premier League dalam 14 laga, menjadi pemain West Ham kesatu yang mencetak gol di laga kandang dan tandang melawan Man United dalam satu musim yang sama sesudah Jermain Defoe pada 2001/2002.

8 Catatan dari Hasil Imbang Ajax Versus Juventus

No Comments

Hasil yang tidak cukup memuaskan diraih Juventus ketika melawat ke markas Ajax, Johan Cruyff Arena, dalam laga leg kesatu perempat final Liga Champions hari Kamis (11/4/2019) tadi. Tapi paling tidak, Cristiano Ronaldo dapat mencatatkan torehan baru di stadion itu.

Ronaldo sempat menciptakan Juventus unggul lebih dulu berkat gol sundulannya sejumlah saat sebelum wasit menyelesaikan babak kesatu. Gol tersebut sendiri tak lepas dari jasa Joao Cancelo yang mempersembahkan umpan silang apik.

Sayang kelebihan tersebut tak bertahan lama. Begitu babak kedua dimulai, Ajax sukses menyamakan status melalui aksi David Neres. Pemain berumur 22 tahun tersebut sukses menaklukkan Wojciech Szczesny dengan tembakan melengkung dari segi kiri penyerangan.

Hasil imbang tersebut menciptakan kedua kesebelasan masih mempunyai peluang yang sama besarnya guna lolos ke semi-final. Terlepas dari itu, Ronaldo sukses mencatatkan torehan baru yang membuatnya bersanding dengan penyerang hebat lainnya, Zlatan Ibrahimovic.

Penasaran dengan torehan anyar Ronaldo? Simak informasi menyeluruh pertandingan yang dikutip dari BBC Sport inilah ini. Berikut statistik dan kenyataan menarik usai pertandingan Ajax versus Juventus.

Status Top Scorer

1. Berkat gol pembukanya, Cristiano Ronaldo kini menyandang kedudukan top scorer di Johan Cruyff Arena dalam ajang Liga Champions. Membuatnya bersanding dengan Zlatan Ibrahimovic. (sama-sama sudah mencetak enam gol).

2. Dalam enam dari tujuh kesempatan, Juventus selalu sukses lolos ke babak berikutnya di fase gugur Liga Champions sesudah menuai hasil imbang pada leg kesatu yang dilangsungkan di markas lawan; satu-satunya kegagalan yang mereka dapatkan terjadi di semi-final 1998-1999 kontra Manchester United.

3. Ajax tidak berhasil meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhirnya kontra Juventus (imbang lima, kalah lima). Catatan terpanjang tanpa kemenangan mereka atas satu kesebelasan di seluruh kompetisi, menyamai laga Benfica vs Bayern Munchen (juga 10).

4. Setelah meraih 24 kemenangan dari 28 pertandingan kandang pada fase gugur Liga Champions (imbang tiga, kalah satu), Ajax kini sudah tidak berhasil meraih kemenangan tujuh laga terakhir yang serupa (imbang empat, kalah tiga), terakhir kali mereka menikmati kemenangan tersebut saat bertemu Borussia Dortmund pada babak perempat final musim 1995-1996.

12 Gol Terakhir Ajax

5. Bagi kesatu kalinya semenjak April 2015 (saat bertemu Monaco di perempat final), Juventus tidak berhasil membukukan lebih dari satu tembakan tepat sasaran pada laga Liga Champions.

6. Semua 12 gol terakhir yang dibuat Ajax dalam laga kandang Liga Champions terbuat pada babak kedua.

7. Massimiliano Allegri tidak jarang kali gagal membukukan kemenangan dalam lima pertandingan melawan Ajax di Liga Champions (imbang empat, kalah satu).

8. Hanya Dusan Tadic (sembilan) yang mencatatkan keterlibatan gol lebih tidak sedikit dari David Neres (empat – dua gol, dua assist) guna Ajax di ajang Liga Champions.

Guardiola Tak Berani Lagi Sebut Tottenham ‘Timnya Harry Kane’

No Comments

Manchester City bakal menghadapi Tottenham Hotspur di leg kesatu perempatfinal Liga Champions. Pep Guardiola pulang menegaskan Tottenham bukan hanya Harry Kane.

Manchester City akan bertandang ke Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (10/4/2019) pagi-pagi sekali WIB pada leg kesatu perempatfinal Liga Champions. Jelang laga ini, komentar Guardiola dua musim kemudian yang menyinggung Tottenham ialah tim Harry Kane pulang diungkit.

Saat itu, manajer The Citizen ini menyinggung Tottenham sebagai ‘timnya Harry Kane’ dalam kompetisi Liga Inggris, merujuk penampilan berpengaruh sang penyerang. Komentar Guardiola ini sempat menciptakan Mauricio Pochettino berang.

Pochettino menilai mantan pelatih Barcelona tersebut tak memuliakan Tottenham dan mengecilkan pemain yang lainnya. Guardiola telah langsung menyatakan salah ketika itu, namun kembali menegaskannya ketika ini usai ditanya apakah masih beranggapan Tottenham timnya Kane.

“Tidak, saya tidak dapat mengatakan tersebut atau Mauricio (Pochettino) bakal marah untuk saya dan saya tidak mengharapkan hal tersebut,” ujar Guardiola untuk Sky Sports.

“Saya pikir sejawat saya salah mengetahui komentar saya ketika itu. Pernyataan itu pada saat tersebut untuk mengungkapkan soal Tottenham di periode itu. Kane kala tersebut mencetak delapan gol di tiga, empat, atau lima laga di periode itu dan tersebut sebabnya saya berbicara demikian,” tambahnya.

“Saya tahu Tottenham Hotspur tidak saja Harry Kane, tidak melulu sekarang, dua tahun lalu, setahun yang lalu, dulu sekali. Klub ini powerful dan memiliki tidak sedikit potensi.”

“Mereka bagus dalam mengerjakan pergerakan, mengerjakan tusukan ke belakangan pertahanan, dan alangkah kuatnya mereka secara jasmani di seluruh departemen: dalam urusan merancang permainan, bola mati, perpincahan bola. Ini kesebelasan yang luar biasa,” tuturnya menyimpulkan.

Tapi Guardiola tetap mengakui Kane punya kualitas top. Kemampuan olah bola dan visinya buat Guardiola terkesima.

“Dia ialah tipe nomor 9 guna tim internasional, dia ialah striker yang spektakuler dan mempunyai segalanya; kaki kanan dan kiri, teknik dia bergerak, serta keterampilan untuk mengawal dan menata bola,” sambungnya.

“Dia cerdas dan saat berada di dalam kotak dia mengerjakan segalanya. Dia ialah striker modern, tetapi pasti saja bukan hanya Harry Kane di Tottenham, kami tahu tersebut dan kami orang-orang orang tidak meyakini saya,” jelas Guardiola.

Juventus Saingi Real Madrid Bagi Perburuan Paul Pogba

No Comments

Klub Serie A, Juventus diberitakan belum menyerah untuk menyebabkan Paul Pogba. Juara bertahan Serie A tersebut dikabarkan akan berlomba dengan Real Madrid untuk menyebabkan sang gelandang.

Pemain Timnas Prancis tersebut tengah dirumorkan bakal meninggalkan Old Trafford di musim panas nanti. Ia disebut bakal bergabung dengan Real Madrid sesudah sang pemain menyebut kesebelasan asal Ibukota Spanyol itu ialah klub impiannya.

Berdasarkan keterangan dari berita yang beredar di Spanyol, pihak Real Madrid tengah mengawali operasi perekrutan Pogba. Mereka dikabarkan telah mulai bertukar pikiran dengan agen Pogba untuk membicarakan transfer sang gelandang ke Bernabeu.

Namun menurut keterangan dari laporan Calciomercato, Juventus tidak akan bermukim diam dengan kondisi ini. Mereka pun dikabarkan akan memeriahkan perburuan tanda tangan Pogba di musim panas nanti.

Yakin Bisa Merayu

Laporan tersebut mengklaim bahwa Juventus sudah lumayan lama menginginkan Pogba. Mereka hendak sang gelandang menjadi motor permainan mereka sekali lagi, sesudah mereka ditinggalkan oleh sang gelandang tiga tahun yang lalu.

Juventus sendiri percaya diri dapat mengalahkan Real Madrid dalam perburuan Pogba. Mereka menilai Pogba tidak jarang kali merasa bahagia ketika ia sedang di Turin sampai-sampai mereka dapat membujuknya pulang ke Italia.

Tidak melulu itu, Juventus pun mempunyai kedekatan dengan Agen Pogba, Mino Raiola. Untuk tersebut mereka bercita-cita Raiola dapat membantu kepulangan Pogba ke Turin.

Ditolak Tiga Kali

Sebelumnya Juventus sudah mengemukakan tawaran guna Pogba di musim panas yang lalu.

Massimiliano Allegri sudah menyuruh manajemen Juventus guna menawar Pogba dari Manchester United. Mereka bahkan disebut mencungkil tiga tawaran guna sang gelandang sepanjang musim panas kemarin.

Namun Manchester United menampik tawaran tersebut. Mereka menilai Pogba masih krusial untuk tim mereka sampai-sampai mereka menampik semua tawaran Si Nyonya Tua.

Bursa Taruhan Bola Online

Performa Man United akhir-akhir ini sangat menurun dan menghasilkan efek negatif juga bagi Paul Pogba. Gelandang muda itu di rasa tidak bermain cukup bagus untuk tim dan layak untuk di lepas saat bursa transfer dibuka nanti.

Para member situs judi bola terpercaya juga mulai meninggalkan MU sebagai pilihan tim untuk dipertaruhkan. Bertaruh atas lawannya lebih menarik dan sering menghasilkan benefit.

Data dan Fakta Liga Champions: Ajax Amsterdam vs Juventus

No Comments

Ajax Amsterdam bakal menjamu Juventus di leg kesatu babak perempat final Liga Champions 2018/19, Kamis (11/4). Dikutip dari salahsatu laman daftar situs judi bola resmi berikut sejumlah data dan kenyataan yang melatarbelakangi pertandingan di Johan Cruyff Arena ini. Ajax kalah enam kali dan melulu menang dua kali dalam 12 pertemuan melawan Juventus (M2 S4 K6), mencetak sembilan gol dan kecurian 15 gol.

Juventus tak terkalahkan dalam sembilan pertemuan terakhir melawan Ajax (M5 S4 K0). Juventus pun memenangi lima dari enam laga terakhirnya melawan Ajax (M5 S1 K0). Ajax dan Juventus sebelumnya telah empat kali bertemu di partai dua leg persaingan Eropa, dan tidak jarang kali Juventus yang terbit sebagai pemenang.

Ajax dan Juventus terakhir kali bertemu di babak 32 besar Liga Europa 2009/10. Juventus lolos dengan agregat 2-1 (1-2 tandang, 0-0 kandang). Ajax dan Juventus telah dua kali bertemu di final persaingan ini. Ajax mengungguli Juventus 1-0 di final Belgrade 1973, dan Juventus membalasnya dengan kemenangan adu penalti di final Roma 1996.

Juventus tidak jarang kali menang dalam tiga laga tandang terakhirnya melawan Ajax di Amsterdam: 2-1 di semifinal Liga Champions 1997, lantas 1-0 di fase grup Liga Champions 2004, dan 2-1 di babak 32 besar Liga Europa 2010. Cristiano Ronaldo sudah mencetak tujuh gol dalam lima penampilan melawan Ajax. Dia mencatatkan statistik itu bareng Real Madrid, saat bertemu Ajax di fase grup musim 2010/11, 2011/12 dan 2012/13.

Pencetak gol terbanyak Ajax di Liga Champions musim ini: Dusan Tadic (6).

Pencetak gol terbanyak Juventus di Liga Champions musim ini: Paulo Dybala (5).

Ajax Amsterdam

Seperti yang dilansir pada laman harian daftar akun bola online, rekor Ajax di babak perempat final European Cup/Liga Champions ialah lolos delapan kali dan tersingkir empat kali (M8 K4). Terakhir kali Ajax tampil di perempat final Liga Champions, lawannya ialah tim asal Italia, yaitu AC Milan pada musim 2002/03. Ajax tersingkir dengan agregat 2-3 (0-0 kandang, 2-3 tandang).

Rekor kandang Ajax di babak perempat final persaingan ini ialah M6 S5 K1. Ajax tanpa kemenangan dalam enam laga kandang terakhirnya di fase knockout Liga Champions (M0 S3 K3). Ajax melulu kalah sekali dalam 14 laga yang telah mereka mainkan di Eropa musim ini (M8 S5 K1), yaitu 1-2 menjamu Real Madrid pada leg kesatu babak sebelumnya.

Ajax tanpa kemenangan dalam delapan laga kandang terakhirnya melawan tim-tim Serie A. Terakhir kali mereka mengungguli tim asal Italia di Amsterdam ialah 2-1 vs AS Roma di second group stage Liga Champions 2002. Rekor Ajax dalam partai dua leg melawan tim-tim Italia ialah M5 K7. Ajax tersingkir tiga kali dalam empat yang terakhir. Ajax memenangi sembilan dari sepuluh laga terakhirnya di seluruh kompetisi. Satu-satunya pengecualian ialah kekalahan 0-1 melawan tuan lokasi tinggal AZ Alkmaar di Eredivisie pada 17 Maret 2019.

Kekalahan 1-2 melawan Real Madrid di leg kesatu babak 16 besar ialah satu-satunya kekalahan kandang yang ditelan Ajax di semua persaingan musim ini (M19 S3 K1). David Neres mencetak enam gol dalam tujuh penampilan terakhirnya guna Ajax di seluruh kompetisi. Dusan Tadic tidak jarang kali mencetak gol dalam empat penampilan kandang terakhirnya guna Ajax di semua persaingan (total 6 gol). Dusan Tadic mencetak 17 gol dalam 21 penampilan terakhirnya guna Ajax di seluruh kompetisi.

Skorsing: Noussair Mazraoui.

Absen di laga berikutnya andai mendapatkan kartu kuning di laga ini: Daley Blind, Matthijs De Ligt, Nicolas Tagliafico, Donny Van de Beek, Hakim Ziyech.

Juventus

Rekor Juventus di babak perempat final European Cup/Liga Champions ialah lolos 12 kali dan tersingkir enam kali (M12 K6). Langkah Juventus di Liga Champions musim kemudian terhenti di perempat final. Mereka disingkirkan Real Madrid dengan agregat 3-4 (0-3 kandang, 3-1 tandang).

Terakhir kali Juventus menghadapi kesebelasan asal Belanda di perempat final persaingan ini ialah pada musim 1977/78. Lawan mereka masa-masa itu ialah Ajax, dan Juventus lolos lewat adu penalti (1-1 tandang, 1-1 kandang). Rekor Juventus dalam partai dua leg melawan tim-tim Belanda ialah M4 K1.

Juventus tak terkalahkan dalam enam laga terakhirnya melawan tim-tim asal Belanda (M4 S2 K0), semenjak takluk 0-2 di kandang Feyenoord di fase grup Liga Champions 1997/98. Rekor Juventus melawan tim-tim Belanda ialah M8 S5 K5, mencetak 24 gol dan kecurian 17 gol. Rekor tandang Juventus melawan tim-tim Belanda ialah M3 S2 K3. Juventus memenangi tiga laga terakhirnya: 1-0 vs Empoli (kandang), 2-0 vs Cagliari (tandang), 2-1 vs AC Milan (kandang).

Tak terdapat hasil imbang dalam sembilan laga tandang terakhir Juventus di semua persaingan (M6 S0 K3). Moise Kean, yang mencetak gol penentu kemenangan atas AC Milan di Serie A akhir pekan kemarin, tidak jarang kali mencetak satu gol dalam lima penampilan terakhirnya guna klub (Juventus) dan kesebelasan nasional (Italia). Paulo Dybala, yang mencetak satu gol penalti kontra AC Milan di Serie A akhir pekan kemarin, mencetak tiga gol dalam delapan penampilan terakhirnya guna Juventus di seluruh kompetisi.

Cristiano Ronaldo mencetak hat-trick penentu kemenangan 3-0 atas Atletico Madrid yang meloloskan Juventus ke perempat final. Ronaldo, yang telah mencetak empat gol guna Juventus di Liga Champions musim ini, lantas mengalami cedera ketika memperkuat Portugal di jeda internasional dan belum bermain sampai sekarang. Namun pelatih Massimiliano Allegri menuliskan bahwa dia dapat tampil melawan Ajax.

Skorsing: Tidak ada.

Absen di laga berikutnya andai mendapatkan kartu kuning di laga ini: Federico Bernardeschi, Blaise Matuidi.

FERJ Tidak Memahami Kritik Terhadap Regulasi Kejuaraan Carioca dan Menyalahkan “Saudosismo”

No Comments

Dalam kontak dengan Goal Brazil, federasi Rio de Janeiro membela diri dari kritik dan menjelaskan bahwa setiap perubahan format juga melewati klub

Terlepas dari kritik terkait formula sengketa negara yang membingungkan, FERJ mengatakan bahwa “tidak memahami kesulitan” yang melibatkan regulasi dan menyerang “nostalgia”.

Selama lebih dari 110 tahun, Campeonato Carioca memiliki beberapa format dan peraturan. Orang yang mungkin dikenang sebagai yang terbaik, dimasukkan dalam momen bersejarah di mana negara tidak lagi memiliki bobot dekade sebelumnya, adalah format di mana para juara babak pertama dan kedua berada di grand finale. Format seperti itu memberi julukan “turnamen paling menarik di negeri ini” untuk perselisihan di Rio de Janeiro.

Namun, dari sudut pandang komersial, format memiliki tumit Achilles: ketika sebuah tim memenangkan Piala Guanabara (putaran 1) dan Rio (putaran 2), finalisima ini tidak ada dan dengan cara ini kendaraan yang mentransmisikan duel memiliki tanggal penting, dari sudut pandang penonton, kecuali. Itulah yang terjadi, untuk terakhir kalinya, pada 2013, ketika Botafogo yang memiliki pemain Belanda Clarence Seedorf sebagai referensi mengambil gelar setelah memenangkan kedua shift.

Solusi yang ditemukan oleh Federasi Sepak Bola Negara Bagian Rio de Janeiro (FERJ), bagaimanapun, tidak menyenangkan penggemar sepak bola, jurnalis dan bahkan beberapa pemain. Peraturan baru ini sangat membingungkan, sehingga orang seringkali tidak dapat mengetahui dengan pasti konsekuensi dari suatu hasil.

Ini terbukti dalam kekalahan Fluminense 2-1 dari Flamengo di semifinal Piala Rio 2019: ketiganya meninggalkan Maracana tanpa mengetahui apakah mereka tersingkir dari negara atau tidak. Wartawan, pejabat dan pendukung harus melihat aturan untuk memahami: Flu masih hidup untuk turnamen terakhir hanya dengan syarat Vasco da Gama tidak memenangkan putaran kedua.

Terlepas dari kritik peraturan dan kesulitan yang harus dipahami oleh para penggemar sendiri untuk langkah-langkah selanjutnya dari perselisihan, FERJ tidak setuju dengan kritik dan menekankan bahwa dalam satu kejuaraan tunggal peraturan tersebut mencampur poin berjalan dengan pembunuhan, pembunuhan dan nilai. Tiga piala menang (Piala Guanabara dan Piala Rio sekarang memimpin tim ke semifinal fase terakhir, selain gelar utama).

“Di muka, formula dan peraturannya diperdebatkan dan disetujui oleh Dewan Arbitrase. Ini adalah formula yang merenungkan pembunuhan, poin berlari, memberi nilai pada cangkir dan memberikan keuntungan dari dua hasil yang sama, jika sebuah klub adalah juara dari keduanya Hari ini, sebelum final Piala Rio, Kejuaraan memiliki rata-rata 2,4 gol / pertandingan dan 8,5 ribu pembayar / pertandingan di Panggung Utama (di luar semifinal Piala Rio), “jelas federasi yang melakukan kontak dengan Goal Brazil . Mengingat kejuaraan secara keseluruhan, rata-rata adalah 6,4 ribu orang per game.

FERJ juga mengisyaratkan perlunya melindungi tanggal final – yang mungkin tidak terjadi dalam format lama – dan meskipun telah dibiarkan terbuka kemungkinan perubahan jika itu adalah kehendak klub, mengatakan ia mengerti bahwa banyak kritik didasarkan pada “saudosismo”.

“Kami tidak memahami kesulitan menafsirkan bagian teknis. Bahwa jelas bagi pendukung bahwa ada kebutuhan untuk menyesuaikan formula kompetisi dengan aspek komersial, dengan persetujuan pemegang hak, menjaga dua pertandingan final – jaminan final, tanpa “risiko” dari format sebelumnya “, menjelaskan.

“Kami memiliki tiga kejuaraan di kejuaraan yang sama, yang dalam pemahaman kami harus berbeda. Tapi menderita dalam gelombang saudosismo beberapa. Namun, FERJ tidak tahan untuk berubah, jika klub berpikir begitu,” katanya.